Copet yang Mengundang Tawa
ANDA pencopet? Kalau iya, jangan sekali-kali datang ke Toko Mirota Batik, di Jalan Malioboro, Jogjakarta. Karena, jelas terpampang di bagian atas pintu masuk toko laris itu, sebuah plang bertuliskan COPET DILARANG MASUK.
Anda tertawa karena geli? Kalau iya, sama dengan saya. Ketika datang pertama kali mengantar istri ke toko di seberang Pasar Beringharjo ini, sekitar sembilan bulan lalu, saya tertawa membaca tulisan tersebut. Setelah itu, setiap kali datang lagi, saya masih saja tertawa. Demikian pula ketika saya ke sana untuk membelikan barang titipan istri, Jumat (14/11/2008) siang.
(Saya ke Mirota Batik diantar Agung PW, jurnalis Suara Merdeka Semarang yang bertugas di Jogjakarta. Tujuan utama saya ke Jogja kali ini adalah membuat reportase tentang pesantren khusus waria, dan saya memanfaatkan waktu di sela liputan untuk bertemu kawan-kawan lama seperti Agung. Juga, bersua jurnalis Detik. Com, Bagus Kurniawan, yang beberapa tahun lalu pernah satu kantor dengan saya di Gedung Persda-Kompas, Palmerah, Jakarta. Menyenangkan bisa bertemu kawan-kawan lama).
Anda tertawa karena, bagi Anda, foto dan naskah tentang COPET DILARANG MASUK ini basi? Lantaran sudah pernah Anda lihat dalam sebuah blog lain, atau bahkan pernah Anda pasang pada blog Anda sendiri? Kalau iya, tidak apa-apa. Karena, basi bagi Anda belum tentu basi untuk orang-orang lain.
