Jabatan Baru dengan Tugas Lawas
GERBONG mutasi kantor saya, Harian Surya Surabaya, bergerak lagi, dan saya termasuk salah satu penumpangnya. Mulai Senin (24/11/2008), saya dimutasi dari redaktur halaman daerah/halaman Jatim menjadi redaktur halaman satu. Kantor saya tetap di Surabaya.
Bagi saya, ini jabatan baru dengan tugas lawas : mengedit berita. Tak beda dengan pekerjaan atau tugas saya sebelumnya sebagai editor desk Jatim. Bedanya, sekarang saya tak punya wakil; juga tidak memiliki anak buah alias reporter-reporter di lapangan.
Saya memakai istilah ‘gerbong mutasi’, karena yang dipindahtugaskan memang bukan hanya saya. Beberapa kawan lain pun pindah antardesk; bahkan ada yang dimutasi dari Kota Surabaya ke Kota Malang.
Tak ada yang istimewa, memang. Sebuah mutasi biasa. Sesuai kebutuhan objektif perusahaan yang menerbitkan koran saya, yang saat ini berusia 19 tahun. Mutasi normal, bukan karena like and dislike, misalnya. Kalaupun kemudian ada kawan yang merasa tidak puas, menurut saya, itu juga biasa.
Ini mutasi biasa bin normal, yang membuat saya memiliki jabatan baru dengan tugas lawas. Tugas yang saya laksanakan sejak saya dimutasi dari Biro Jakarta, November 2004 silam. Kala itu, begitu ditarik dari Jakarta, saya menjabat wakil redaktur politik; kemudian sejak 1 April 2006 menjadi redaktur politik, mulai 17 September 2007 menjabat redaktur Jatim, dan kini redaktur halaman satu.

Tour of Duty itu istilah kerennya. Demi penyegaran dan menunjukkan bahwa regenerasi di tubuh organisasi tersebut masih berjalan. Selamat ya Kang… Semoga makin berkibar…
sebentar lagi Redpel dunks…!!