Lewat Tengah Malam, di Kantor yang Nyaman…

LEWAT tengah malam, selepas deadline, kantor saya baru mulai terasa sepi. Biasanya hanya tinggal dua karyawan pabrik kata-kata di Surabaya, Jawa Timur, ini yang piket sampai pukul 02.00 WIB dini hari; ditambah tiga-empat karyawan lain yang enggan segera pulang karena berbagai alasan.

Lewat tengah malam, beberapa sudut kantor bagian redaksi di lantai dua tampak berantakan. [Suasana salah satu sudut, dengan kursi-kursi berserakan, pada Senin (10/11/2008) dini hari, bisa dilihat dalam foto di atas tulisan ini]. Namun, selang satu-dua jam kemudian, semua sudut kantor akan rapi dan bersih lagi setelah dirapikan sekaligus dibersihkan oleh petugas bagian kebersihan alias cleaning service.

Selepas deadline, kantor saya memang sepi, dan tak ada lagi yang menyaksikan tayangan televisi di ruang rapat redaksi. Penyebabnya sederhana : pesawat televisi itu —sebagaimana pesawat-pesawat televisi di manapun di Indonesia— tak lagi dapat menerima siaran Astro setelah layanan televisi berlangganan tersebut menghentikan siaran sejak 20 Oktober 2008 lalu.

Lewat tengah malam, selepas deadline, baru kantor saya mulai terasa sepi. Nanti setelah pukul 08.00 WIB, kantor ini akan berdenyut lagi. Kantor yang —dengan segala kekurangan dan kelebihannya— saya anggap nyaman untuk bekerja….



No Comment

No comments yet

Leave a Reply